Rabu, 27 November 2013

Tugas Softskill Bahasa Indonesia 2 (3) : Tugas Personal

1. Perhatikan format daftar pustaka pada penulisan ilmiah (scientific research). Jelaskan dan beri contoh untuk masing-masing sistem.

Saat ini ada berbagai macam sistem format daftar pustaka yang digunakan dalam penulisan ilmiah. Berikut ini saya akan mencoba menjelaskan beberapa macam diantaranya, yaitu Sistem Harvard, Sistem Vancouver, Sistem Abjad, dan Sistem Nomor Urut.

     A. Sistem Harvard
Sistem Harvard dikenal dengan sebutan author-date system (sistem penulis-tanggal) atau parenthetical referencing (penulisan dalam kurung).
Sistem Harvard digunakan terutama dalam ilmu sosial, dengan versi pertama dari tuntunan gaya APA yang sudah diterbitkan pada tahun 1929 (Roediger 2004).
Struktur kutipan dalam sistem penulisan referensi Harvard adalah nama penulis, tahun penerbitan, dan rentang nomor halaman, dalam kurung.
  • Nomor halaman dihilangkan bila seluruh tulisan dikutip. Nama penulis dihilangkan bila sudah ada dalam teks. Sehingga akan ditulis: "Jones (2001) merevolusi bidang bedah trauma."
  • Dua atau tiga penulis dikutip dengan menggunakan kata "dan" atau tanda "&": (Deane, Smith, dan Jones, 1991) atau (Deane, Smith & Jones, 1991). Enam atau lebih penulis dikutip menggunakan et al. (Deane et al. 1992).
  • Tahun yang tidak diketahui dikutip sebagai no date (Deane n.d.). Rujukan pada cetak ulang dikutip dengan tahun publikasi asli di dalam kurung siku(Marx [1867] 1967, p. 90).
  • Bila seorang penulis menerbitkan dua buku pada tahun 2005, tahun dari buku pertama (dalam urutan abjad dari rujukan) dikutip sebagai 2005a, dan yang kedua sebagai 2005b.
  • Kutipan ditempatkan di tempat yang cocok, di tengah atau di akhir kalimat. Bila di akhir kalimat, ditempatkan sebelum titik, tapi untuk seluruh blok kutipan ditempatkan segera setelah titik di akhir blok karena catatan kutipan itu bukan bagian dari kutipan itu sendiri.
  • Kutipan lengkap disediakan dalam urutan berdasar abjad di bagian setelah teks, biasanya ditandai sebagai "Referensi", "Daftar rujukan", atau "Daftar acuan." Perbedaannya dengan daftar pustaka atau bibliografi adalah bahwa daftar pustaka dan bibliografi bisa menyertakan tulisan yang tidak dikutip secara langsung dalam teks.
  • Seluruh kutipan menggunakan font yang sama dengan teks utama.
  • Bila mengutip sumber dari internet, juga perlu menyediakan nama dan tempat dari sponsor sumber, tanggal mengakses, keseluruhan URL atau hanya rincian situs utama, sebagai tambahan informasi tentang penulis/editor, tahun terbit, dan judul dokumen. Sumber kutipan juga lebih disukai bila ditandai dengan kurung siku sebagai [internet] atau [online] untuk menekankan bahwa ini adalah versi tidak tercetak.
Contoh dari rujukan buku adalah:
  • Smith, J. (2005a). Harvard Referencing. London: Jolly Good Publishing.
  • Smith, J. (2005b). Dutch Citing Practices. The Hague: Holland Research Foundation.
 Contoh dari rujukan jurnal adalah:
  • Smith, John Maynard. (1998). The origin of altruism. Nature 393: 639–40.
Contoh pengutipan surat kabar formal adalah;
  • Bowcott, O. (2005, 18 October). "Protests halt online auction to shoot stag", The Guardian. Diakses 7 Februari 2006. 
Contoh bila publikasinya offline;
  • Bowcott, O. (18 Oktober 2005). Protests halt online auction to shoot stag. The Guardian.
      B. Sistem Vancouver
Sistem Vancouver menggunakan cara penomoran (pemberikan angka) yang berurutan untuk menunjukkan rujukan pustaka (sitasi). Dalam daftar pustaka, pemunculan sumber rujukan dilakukan secara berurut menggunakan nomor sesuai kemunculannya sebagai sitasi dalam naskah tulisan, sehingga memudahkan pembaca untuk menemukannya dibandingkan dengan cara pengurutan secara alfabetis menggunakan nama penulis seperti dalam sistem Harvard.
Contoh Daftar Pustaka dengan format Vancouver :

  • Prabowo GJ, Priyanto E. New drugs for acute respiratory. Ind Journal Med. 2005;337:435-9.
  • Lane, Grinspoon. Marijuana: the Forbidden Medicine. London: Yale Univ Pr; 1993.
  • Lane, Grinspoon. Behavioural Neurology and Neuropsychology. New Journal, ed ke-2. New York: McGraw-Hill; 1997.
  • Lewis, Grimes EW. A use of freeze-dried bone in Endodontics. Jurnal Endod 1994; 20: 355-6.
     C. Sistem Abjad  
Sistem Abjad adalah penyusunan berdasarkan urutan abjad A sampai Z.
Contoh:
  •  American Psychological Association (2001)
  •  Bouerneuf, Joe. (n.d) Harvard style. Widener Library. Chernin, Ely (1988)
     D. Sistem Nomor Urut 
Sistem Nomor Urut adalah penulisan daftar pustaka disusun berdasarkan nomor urutpengacuan buku dalam sebuah skripsi,bukan berdasarkan abjad nama penulis.
Contoh:
  • Kaufmsn-Buhler w., Peters A. & Peters K. (1981) Mathematicians love books. Dalam: Steen, L.A. ed. (1981) Mathematics tomorrow, hlm. 121-126. Springer-Verlag, New York 

2.  Deskripsikan ketentuan penulisan Artikel Ilmiah dalam publikasi Jurnal Ilmiah.

Aturan Penulisannya, adalah:
  • Artikel dapat ditulis dalam bahasa indonesia maupun bahasa inggris.
  • Panjang tulisan antara 6.000-8.000 kata , diketik 1 spasi dengan Microsoft Word.
  • Font menggunakan Times New Rowman size 12. Artikel harus disertai abstrak (150-200) kata dalam dua bahasa; bahasa indonesia dan bahasa inggris.
  • Panjang tulisan min. 15 halaman dan maksimal 20 halaman.
  • Pengiriman artikel harus disertai dengan alamat dan riwayat hidup penulis.
Sistematika:
  • Judul Artikel
  • Nama Penulis
  • Abstrak dalam bahasa inggris
  • Abstrak dalam bahasa indonesia
  • Pendahuluan (40%)
Yang terdapat pada dalam bab pendahuluan adalah:
a. Latar Belakang  (+/- 45% dari 40%)
b. Rumusan Masalah (5%)
c. Tujuan Penelitian (5%)
d. Hipotesis (jika ada) (5%)
e. Metodologi Penelitian (+/- 40%)
  • Analisis dan Pembahasan (60%)
  • Kesimpulan (10%)
  • Daftar Pustaka 
  • Daftar Riwayat Hidup Penulis


3. Jika sumber informasi berupa buku atau majalah, data yang harus dicantumkan sesuai dengan cara yang berlaku adalah:

Jika sumbernya tertulisnya berupa buku maka urutan-urutan penulisannya adalah: nama belakang penulis, nama depan (dapat disingkat), tahun penerbitan, judul buku digarisbawahi, edisi, kota asal, penerbit.
Daftar Pustaka berupa buku ditulis dengan memperhatikan keragaman berikut.
  • Jika buku ditulis oleh seorang saja. (Poole, M.E. (1976). Social Class and Language Utilization at the Tertiary Level. Brisbane: Unversity of Queensland.)
  • Jika buku ditulis oleh dua atau tiga orang maka semua nama ditulis. (Dunkin, M.J. dan Biddle, B.J. (1974). The Study of Teaching. New York: Holt Rinehart and Winston)
  • Jika buku ditulis oleh lebih dari tiga orang, digunakan et al. (dicetak miring atau digarisbawahi). (Ghiseli, E. et al. (1981). Measurement Theory for The Behavioral Sciences. San Francisco: W.H. Freeman and Co.)
  • Jika penulis sebagai penyunting. (Philip, H.W.S. dan Simpson, G.L. (Eds) (1976). Australia in the World of Education Today and Tomorrow. Canberra: Australian National Commission.)
  • Jika sumber itu merupakan karya tulis seseorang dalam suatu kumpulan tulisan banyak orang. (Pujianto. (1984). “Etika Sosial dalam Sistem Nilkai Bangsa Indonesia”, dalam Dialog Manusia, Falsafah, Budaya, dan Pembangunan. Malang: YP2LPM.
Jika artikelnya terdapat dalam majalah, maka cara penulisannya adalah Pengarang. (Tahun, tanggal, bulan). Judul. Nama Majalah [Jenis media], volume, jumlah halaman. Tersedia: alamat di internet [tanggal diakses].
Contoh:
Goodstein, C. (1991, September). Healers from the deep. American Health [CD-ROM], 60-64. tersedia: 1994 SIRS/SIRS 1992 Life Science/Article 08A [13 Juni 1995]

Referensi:
  1. www.wikipedia.org
  2. http://majour.maranatha.edu
  3. http://repository.ipb.ac.id
  4. www.ahmadsubagyo.com
  5. http://sinaukomunikasi.wordpress.com
  6. www.slideshare.net